Suarez : Ini Baru " Tangan Tuhan " ...!

Penyerang
Uruguay, Luis Suarez, mengatakan,
handball yang dilakukannya pada
pertandingan perempat final melawan
Ghana, dua hari lalu betul-betul
“Tangan Tuhan” karena
diikuti oleh serangkaian
keberuntungan
yang membuat timnya menang melalui adu
penalti dan masuk semifinal.

Pada laga itu, kedua tim bermain imbang
1-1 sampai akhir babak normal, sehingga
laga dilanjutkan ke babak tambahan.
Menjelang akhir babak tambahan kedua,
atau tepatnya menit 120, Suarez menahan
serangan Ghana yang hampir pasti jadi
gol bila tangan Suarez tidak ikut
campur.

Wasit kemudian memberinya kartu merah
sekaligus menghadiahkan penalti kepada
Ghana. Sayang, Asamoah Gyan yang
dipercaya melakukan eksekusi gagal
meloloskan bola ke dalam gawang.

Tak lama setelah itu, babak tambahan
usai. Perebutan tiket semifinal pun
harus dilakukan melalui adu penalti.
Sementara Ghana gagal dalam dua
kesempatan, Uruguay cuma gagal sekali.
Uruguay pun menutup adu penalti dengan
kemenangan 4-2.
“‘Tangan Tuhan’

menjadi milikku sekarang. (Handball-ku)
adalah ‘Tangan Tuhan’ yang
sesungguhnya. Aku melakukan penyelamatan
terbaik di turnamen ini. Kadang-kadang,
dalam latihan aku bermain sebagai kiper
dan itu ada gunanya,” ujar Suarez.


“Sekarang kami berada di
semifinal, sekalipun saya sangat sedih
karena tak seorang pun senang dikartu
merah (dan tak bermain di semifinal).
Perayaan setelah itu luar biasa, tetapi
sangat tenang karena tak seorang pun
memberi kami kesempatan. Dengan
kekuatan, kami akan maju terus,”
tambahnya.

Sementara itu, FIFA baru akan

mendiskusikan kemungkinan memberikan
sanksi tambahan kepada Suarez, menyusul
handball-nya itu, pekan depan. Sementara
ini, Suarez hanya dikenakan sanksi
reguler, yaitu skorsing satu
pertandingan saja karena menghalangi
lawan mencetak gol dengan cara ilegal.

“Untuk kartu merah ada sanksi
otomatis skorsing satu pertandingan.
Komisi Disiplin akan membuka kasus ini
dan akan melihat insiden ini dan
mengambil keputusan,” kata juru
bicara FIFA, Pekka Odriozola.

via Kompas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar