Betapa Pentingnya Cek Jantung Pemain

Tragedi gelandang Bolton Wanderers Fabrice Muamba, sehingga FIFA mengingatkan akan pentingnya Club Pemain mengendalikan hati. Presiden FIFA Sepp Blatter mengatakan klub harus memantau kondisi jantung pemain.

Di tengah berpartisipasi dalam Kongres UEFA di Istanbul, Blatter mengatakan bahwa apa yang terjadi pada Muamba ingat tragedi Kamerun Marc-Vivien Foe pemain kembali pada tahun 2003. Para pemain lebih buruk daripada Muamba. Dia meninggal di lapangan.

"Saya tahu ini pemain (Muamba) memiliki hasil tes jantung tahun lalu Dan rasanya semua orang harus lakukan.. Jika cek jantung diulang. Terutama bagi pemain atau atlet lainnya," kata Blatter mengatakan Yahoosport.
FIFA sendiri sebenarnya klub telah bergerak untuk mengingatkan para pemain akan pentingnya kontrol jantung. Setelah tragedi kematian musuh di lapangan, FIFA mengeluarkan pernyataan untuk mendorong klub untuk memperkenalkan tinjauan berkala dari hati para pemainnya.

Foe meninggal pada usia 28. Pemain Kamerun mati di lapangan melawan Kolombia di Piala Konfederasi, digelar di Lyon, Perancis. FIFA mengatakan tragedi itu adalah bagian yang tidak dapat dihentikan oleh siapapun.

"Kami memiliki 300 juta pemain di seluruh dunia. Dari 300 juta pemain sangat mungkin bahwa sesuatu di suatu tempat. Sepakbola dimainkan di mana-mana. Dimana ada cahaya, tidak bermain sepakbola," kata Blatter.