Alasan Alfred Riedl Jarang Tersenyum

Ini ngga tau bener apa engga, tapi sangat mengharukan

Pelatih tim nasional
Indonesia, Alfred Riedl,
dikenal sebagai pria ‘dingin’
yang hampir tidak pernah
tersenyum selama
pertandingan berlangsung,
bahkan ketika timnya
mencetak angka sekalipun.
Hal ini mungkin membuat
sebagian orang bertanya-
tanya, apakah memang pria
asal Austria ini adalah sosok
yang dingin, galak dan tidak
punya rasa humor maupun
kebahagiaan. Namun
ternyata, ada alasan dibalik
perilaku ‘nyeleneh’ Riedl
tersebut.
Ketika masih melatih timnas
Vietnam, tepatnya tahun
2007 silam, Riedl divonis
menderita penyakit ginjal
akut. Sedemikian parahnya
penyakit tersebut, sehinggra
dokter menyarankan dirinya
untuk melakukan
transplantasi ginjal. Ketika
berita ini meluas di negara
tersebut, sebanyak 80
pendukung tim nasional
Vietnam menawarkan diri
menjadi donor ginjal bagi
Riedl. Akhirnya terpilih salah
satu dari ke 80 orang
tersebut untuk
menyumbangkan ginjalnya
kepada Riedl. Hal itu
membuat Riedl kembali sehat
seperti sediakala hingga
sekarang.
Tindakan tersebut dilakukan
sebagai ungkapan terima
kasih karena Riedl dianggap
sebagai pelatih yang
berhasil mendongkrak
prestasi sepakbola Vietnam
sedemikian rupa di kancah
Asia.
Riedl sangat terkesan
dengan kejadian tersebut
sehingga dia selalu merasa
berhutang budi kepada
suporter sepakbola manapun.
Maka, setiap timnya
menyarangkan gol ke
gawang lawan, Riedl hampir
tak pernah melakukan
selebrasi. Hal itu
dilakukannya untuk menjaga
perasaan para suporter
sepakbola.
Ternyata dibalik tampang
dingin dan galaknya, Riedl
adalah pria yang lembut hati
yang mudah tersentuh. Pada
dasarnya ia memang pribadi
yang baik. Tak pernah ia
menghina atau mengatakan
hal yang arogan terhadap tim
yang akan dilawannya.
Malah sebaliknya, ia selalu
merendah dan tidak
meninggikan timnya sendiri.
Maka kembali teringat
pepatah kuno yang terkenal :
‘ Don’t judge the book by it’s
cover’.
sumber : http://gugling.com/
alasan-alfred-riedl-jarang-
tersenyum.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar