Beritabola.com Kediri - Persibo
Bojonegoro merupakan salah
satu tim yang hadir dalam
launching LPI di Semarang,
Minggu (24/10/2010) lalu. Meski
mengaku terpikat dengan konsep
yang diusung, tim berjuluk Laskar
Angling Dharmo tersebut
mengaku belum putuskan
keikutsertaanya di LPI.
Manajer Persibo Letkol (Inf)
Taufik Risnendar membenarkan
kehadiran perwakilan timnya
dalam launching LPI. Meski
demikian untuk keikutsertaan
dalam kompetisi gagasan
pengusaha Arifin Panigoro
tersebut, dia mengaku belum
memutuskannya.
"Kami hadir karena ingin
memberikan apresiasi atas
keinginan memperbaiki
persepakbolaan, seperti yang
diusung dalam semangat LPI.
Soal apakah nantinya kami ikut
di dalamnya atau tidak, lihat
saja bagaimana
perkembangannya," ungkap
Taufik saat berbincang dengan
detiksurabaya.com melalui
sambungan telepon, Senin
(25/10/2010) malam.
Taufik yang masih aktif
menjabat sebagai Komandan
Kodim 0813 Bojonegoro juga
mengatakan, timnya siap apabila
nantinya memang harus
meninggalkan kompetisi dibawah
naungan PSSI, untuk selanjutnya
ikut dalam LPI. Seluruh elemen
sepakbola di daerahnya diakui
memberikan dukungan penuh,
termasuk jajaran pengambil
keputusan.
"Saya sudah sampaikan ke
pemain, pelatih, Pak Bupati dan
juga anggota DPRD, apa
sebenarnya yang ditawarkan
LPI. Intinya mereka setuju
apabila kami memang harus ikut
di dalamnya, jika memang
tujuannya memperbaiki
persepakbolaan," sambung
Taufik tegas.
Dengan tegas juga Taufik
mengaku tidak takut dengan
ancaman PSSI, yaitu
pencoretan tim bersangkutan
apabila ikut dalam kompetisi
LPI. "Takut itu kalau saya
sendiri. Disini saya tidak sendiri,
karena memang seluruh elemen
mendukung," tegasnya.
Secara terpisah pelatih Persibo
Sartono Anwar, mengaku tidak
tahu menahu terkait kehadiran
perwakilan tim asuhannya dalam
launching LPI di Semarang.
Bapak kandung pemain tim
nasional Nova Arianto tersebut
juga menolak memberikan
banyak keterangan, terkait
kemungkinan tim asuhannya
berlaga di LPI.
"Saya pelatih mau ditugaskan
dimanapun ya ikut. Disuruh main
di LPI ya mau, di ISL juga tidak
masalah. Dan kalau memang
saya nggak dipakai lagi, ya saya
bersedia keluar," ungkap
Sartono enteng.
Sebelumnya, 17 dari 20 tim yang
diklaim pihak LPI hadir dalam
launching di Stadion Jatidiri,
Semarang. Kehadiran tersebut
juga diyakini menjadi pengikat
tim bersangkutan bergabung di
dalamnya, meski pada
perkembangannya banyak yang
menyampaikan bantahan.
(dtc/nar)
sumber beritabola.com
test
BalasHapus