Persema Menang lagi di Gajayana

Beritabola.com Malang -
Persema Malang kembali
memenangi partai
kandangnya di Stadion
Gajayana. Menjamu
Persijap Jepara hari Rabu
(13/10/2010) sore, mereka
unggul dua gol tanpa
balas alias dengan skor
2-0.
Kemenangan Persema
diperoleh di babak
kedua, setelah kedua tim
bermain kacamata di 45
menit pertama. Pemain
asal Kamerun Ngon
Mamoun memecah
kebuntuan di menit 53,
dan Seme Patrick
menggandakan
keunggulan tuan rumah
delapan menit kemudian.
Persema dengan begitu
mampu meraih angka
penuh di dua laga
kandangnya. Hari Sabtu
lalu tim asuhan pelatih
asal Jerman Timo
Scheunemann itu
menang tipis 1-0 atas
Persibo Bojonegero di
tempat yang sama.
Sebelumnya Persema
selalu kalah saat
melawat ke Kalimantan,
di kandang Bontang FC
dan Persisam Samarinda.
Sementara itu Persijap
masih belum bisa
menang dari tiga
pertandingannya.
Duet Irfan Bachdim dan
Mamuon di lini depan
membuat Persema
mampu menyulitkan lini
belakang Persijap yang
dikoordinir kapten
Evaldo Silva d Assis dan
M. Ferly La'ala.
Perjuangan keras kiper
M. Yasir untuk tidak
kebobolan membuat dia
harus jadi "korban". Di
menit 39 ia mengalami
cedera dan digantikan
Danang Wihatmoko.
Persema cukup sering
mengalirkan bola ke
wilayah permainan
lawan, tapi mereka
buruk dalam
penyelesaian akhir.
Sebaliknya, Persijap
mengandalkan serangan
balik dengan memainkan
bola-bola pendek. Hanya
saja, setiap serangan
mereka selalu kandas di
barisan pertahanan
Persema.
Setelah turun minum,
Persema mulai
menemukan celah untuk
lebih masuk ke jantung
pertahanan Persijap.
Hasilnya, delapan menit
dari restart, Mamoun
berhasil menggetarkan
gawang lawan. Ia me-
rebound masuk bola
muntah dari kiper
Danang saat menahan
sundulan Jaya Teguh
Angga.
Unggul 1-0 menambah
semangat Bima Sakti dan
kawan-kawan untuk
terus menekan Persijap.
Masuknya Jaya Teguh
terbukti efektif dalam
menambah daya gedor
mereka.
Gol kedua tercipta di
menit 61. Memanfaatkan
sepak pojok M. Kamri,
Seme Patrick
menuntaskan peluang
yang didapat dan
mengubah kedudukan
menjadi 2-0.
Tertinggal dua gol
membuat Persijap
semakin kendur
pertahanannya. Mereka
makin mudah diterobos
M. Kamri, Irfan Bachdim
dan Jaya Teguh.
Kondisi itu juga
berdampak pada emosi
pemain. Dua pemain
mereka, M. Ferly dan
Evaldo Silva, harus
menerima kartu kuning
di menit-menit akhir
karena melakukan tekel
keras kepada pemain
Persema.
Caretaker pelatih
Persijap, Anjar Jambore
Widodo, menilai bahwa
gol pertama merupakan
kesalahan tim.
Kurangnya komunikasi
yang baik antarpemain
menyebabkan timnya
tertinggal.
"Gol pertama kami,
karena kesalahan
pemain kami. Tapi gol
kedua kami nilai
offside," ujarnya seusai
pertandingan.
Sementara Pelatih
Persema Timo
Scheunemann
mensyukuri kemenangan
yang didapat. Gol
Mamoun dianggap
sangat krusial untuk
memecut motivasi anak-
anak buahnya untuk
mencari gol berikutnya.
"Pertahanan Persijap
cukup bagus, namun
karena ketekunan kami
dalam menekan, kami
mampu membuahkan
gol," tukasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar